CI ACC Plan dan CI ADD Plan

CI ACC Plan dan CI ADD Plan

 

CI ACC – PLAN (Critical Illness Accelerated Plan) merupakan rider (manfaat asuransi tambahan) yang memberi Perlindungan bagi Tertanggung terhadap 37 kondisi kritis. Manfaat Asuransi Tambahan ini akan mengurangi Uang Pertanggungan produk dasar. Pilihan manfaat tambahan ini terdapat di produk iPLAN dan Gemilang.

 

CI ADD – PLAN (Critical Illness Additional Plan) merupakan rider (manfaat asuransi tambahan) yang memberi Perlindungan terhadap 36 kondisi kritis. Manfaat asuransi tambahan ini tanpa mengurangi Uang Pertanggungan produk dasar. Pilihan manfaat tambahan ini terdapat di produk We Flexi Pro, iPLAN dan UBRich.

 

KETENTUAN UMUM CI ACC Plan dan CI ADD Plan

Manfaat CI ACC Plan
  • Membayarkan 100% Uang Pertanggungan (UP) CI ACC apabila Tertanggung mengalami kondisi kritis pada masa perlindungan,
  • Uang Pertanggungan CI ACC mengurangi Uang Pertanggungan (UP) Dasar
Manfaat CI ADD Plan
  • Membayarkan 100% Uang Pertanggungan (UP) CI ADD apabila Tertanggung mengalami kondisi kritis pada masa perlindungan,
  • Uang Pertanggungan CI ADD TIDAK mengurangi Uang Pertanggungan (UP) Dasar
Usia Masuk CI ACC dan CI ADD 30 hari – 65 tahun
Masa Perlindungan CI ACC dan CI ADD Sampai dengan usia 70 tahun
Masa Tunggu CI ACC dan CI ADD 90 hari
Masa bertahan hidup CI ACC Tidak ada
Masa bertahan hidup CI ADD 14 hari
Prosentase UP CI ACC dan CI ADD Usia 1 tahun    : 20% UP
Usia 2 tahun    : 40% UP
Usia 3 tahun    : 60% UP
Usia 4 tahun    : 80% UP
Usia ≥ 5tahun  : 100% UP
Minimum UP CI ACC dan CI ADD Minimum UP CI ACC sama dengan UP Dasar (Rp. 15juta)
Maksimum UP CI ACC dan CI ADD Maksimum sama dengan UP Dasar dan tidak lebih dari Rp. 1 Milyar.
Untuk Usia < 18 tahun tidak lebih dari Rp. 500juta.
Khusus untuk manfaat Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk pembuluh darah jantung, manfaat yang dibayarkan adalah 10% Uang Pertanggungan CI Acc dan CI ADD-PLAN.

 

DAFTAR PENYAKIT / KONDISI KRITIS CI ACC Plan dan CI ADD Plan

  1. Anemia aplastik,
  2. Angioplasty Coroner dan Penatalaksanaan invasive lainnya untuk penyakit pembuluh darah jantung,
  3. Apallic Syndrome (kematian jaringan korteks otak)
  4. Demensia termasuk penyakit Alzheimer / kelainan organis degenerative tak yang menetap,
  5. Distorsi/muscular,
  6. Ensafalitis,
  7. Gagal Ginjal,
  8. Hepatitis virus yang parah,
  9. Hilangnya kemampuan berbicara,
  10. Hipertensi pada arteri pulmonalis,
  11. HIV yang didapatkan dari transfusi darah,
  12. Kanker,
  13. Kelumpuhan,
  14. Koma,
  15. Loss of Limb (Hilangnya anggota gerak),
  16. Luka bakar besar,
  17. Lupus Eritematosus Sistemik,
  18. Medullary Cytic Disease (kista-kista pada ginjal bagian medulla),
  19. Meningitis akibat bakteri,
  20. Multiple Sclerosis,
  21. Operasi Bypass Pembuluh darah koroner,
  22. Operasi katup jantung,
  23. Operasi pembuluh darah aorta,
  24. Penyakit arteri jantung lainnya yang serius,
  25. Penyakit Liver Kronis,
  26. Penyakit Motor Neuron,
  27. Penyakit Parkinson,
  28. Penyakit Paru Kronik (Emphysema stadium Akhir),
  29. Poliomyelitis,
  30. Serangan Jantung,
  31. Stroke,
  32. Terminal Illness,
  33. Transplantasi organ tubuh utama,
  34. Trauma berat pada kepala,
  35. Tuli,
  36. Tumor otak jinak (Benign Brain Tumor)

 

PENGECUALIAN CI ACC Plan dan CI ADD Plan

  1. Berada dalam masa tunggu 90 hari, kecuali Kondisi Kritis yang disebabkan Kecelakaan; atau
  2. Kondisi Kritis yang disebabkan oleh Keadaan Yang Sudah Ada Sebelumnya, kecuali ditentukan lain oleh Penanggung; atau
  3. Kondisi Kritis yang dialami Tertanggung yang disebabkan oleh hal-hal sebagaimana tercantum dibawah ini :
  4. Tindakan bunuh diri dalam kurun waktu 2 tahun,
  5. Peperangan, bertugas di daerah konflik,
  6. Melakukan dan atau berpatisipasi aktif dalam demonstrasi
  7. Penumpang atau awak pesawat terbang,
  8. Penyalahgunaan dan atau segala tindakan yang berhubungan dengan pemakaian alcohol dan narkotika/narkoba,
  9. Melakukan aktifitas berbahaya,
  10. Cacat bawaan, kelainan jiwa, cacat mental,
  11. HIV/AIDS,
  12. Kondisi kritis selain dari Kondisi Kritis yang didefinisikan secara spesifik dalam DAFTAR PENYAKIT/KONDISI KRITIS.