asuransi jiwa yang benar

Tips Ber-Asuransi Jiwa Yang Benar

Asuransi jiwa yang benar- Dalam keadaan sehat kita bekerja,  untuk memastikan keluarga memiliki standar kehidupan yang lebih  mapan

Dimana kebutuhan hidup dapat terpenuhi dan masa depan keluarga dapat terjamin.

Tetapi dalam perjalanan hidup, resiko bisa terjadi pada siapa pun! Apakah itu sakit keras, atau tutup usia, semua bisa terjadi pada siapa pun. Dan kapan pun.

Dan jika resiko itu terjadi pada suami atau pencari nafkah utama, tentu pemasukan akan terhenti, sementara pengeluaran tetap berlanjut.

Dan jika sakit keras yang ditangung, biaya-biaya akan kita keluarkan untuk penyembuhan suami, bisa jadi dana yang selama ini di sisihkan untuk masa depan keluarga yang akan terpakai.

Asuransi ada untuk hal-hal seperti itu, untuk Anda yang saat ini menjadi kepala keluarga. Pernahkah terbayang jika suatu saat Anda resiko datang pada Anda.

Bagai mana istri yang selama ini tak memiliki penghasilan menghidupi anak-anak?

Sebenarnya inilah fungsi asuransi, dimana ketika resiko datang pada kepala keluaga. Dana dari asuransi berfungi untuk kelangsungan kehidupan keluarga.

Asuransi jiwa sesunguhnya sangat di butuhkan bagi semua orang, untuk Anda yang akan memiliki asuransi jiwa ada beberapa tips untuk Anda agar tak terjadi kesalahan ketika ingin memiliki asuransi jiwa.

asuransi jiwa yang benar

Yang pertama

Maksimalkan Uang Pertangungan! Karena fungsi asuransi adalah sebagai penganti, nilai nilai ekonomis yang ada pada pencari nafkah utama yang di asuransikan. Karena banyak juga orang asal sudah punya asuransi sudah merasa cukup, karena tak pernah membayangkan jika akan terkena resiko. Dan ketika terjadi resiko sakit keras, dana yang ada di asuransi tak mencukupi, karena saat memiliki asuransi ya asal punya saja. jadi perhitungan yang tepat adalah Uang pertangungan bisa membiaya keluarga selama 5tahun.

Kedua

Sering kali terjadi kesalahan saat mengisi penerima manfaat, seharunya ketika Anda mengisi penerima manfaat yang harus Anda cantumkan namanya adalah istri, bukan anak-anak. Karena jika istri klaim nya tentu akan mudah. Tetapi jika anak-anak. Klaimnya nanti tentu akan lebih ribet.

Ketiga

Jika Anda belum sama sekali punya asuransi jiwa, jangan dulu bermain Investasi! Fokus saja pada proteksi, karena sering juga kami jumpai orang yang belum punya asuransi jiwa tapi pinginnya punya asuransi untuk pendidikan anak lah, untuk pensiun lah, boleh saja untuk hal-hal itu, tetapi jika sudah punya asuransi jiwa yang utama. Untuk polis kedua boleh bermain Investasi

Keempat

Asuransi untuk orang tua, asuransi jiwa itu di tujukan pada pencari nafkah utama, bukan untuk anak-anak. Ada lagi kami temui orang tua memberikan asuransi pada anak-anak mereka, padahal dia sendiri belum punya asuransi jiwa! Dan ketika orang tua yang notabene pencari nafkah tutup usia asuransi yang ada tentunya tidak maksimal untuk keluarga. baca juga asuransi jiwa adalah warisan untuk keluarga anda

Sekarang jika Anda sudah memiliki asuransi jiwa, segera cek dan periksa polis asuransi Anda, apakah isi nya sudah sesuai dengan yang di ingin kan? Jika belum segera hubungi agen asuransi Anda untuk memperbaiki isi polis Anda untuk proteksi yang sesuai dengan saran OJK. Dan juga tentunya bermanfaat untuk keluarga dan anda telah ber-asuransi jiwa yang benar.

Sekian semoga bermanfaat

Hubungi kami jika Anda punya pertanyaan tentang asuransi dan Investasi